berita terkiniModaNiaga

Transjakarta Stop Layanan Transaksi Top Up

Motionupdate.com, JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan menghentikan layanan transaksi top up hingga pembelian kartu di seluruh halte mulai hari Selasa (24/03/2020).

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta, Nadia Diposanjoyo menyatakan, hal tersebut sejalan dengan ditetapkannya status tanggap darurat bencana terkait virus corona atau Covid-19 oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Seluruh pelanggan diwajibkan untuk memastikan memiliki kartu uang elektronik dengan saldo yang memadai ketika sampai di halte,” kata Nadia.

Nadia menambahkan pihaknya memprioritaskan para petugas kesehatan yang menggunakan Transjakarta. Pengguna dimintas langsung memberitahukan langsung kepada petugas.

Selain itu, dia menyebut pihaknya memprioritaskan para petugas kesehatan yang menggunakan Transjakarta. Pengguna diminta langsung memberitahukan langsung kepada petugas.

“Seluruh petugas kesehatan (tinggal) menunjukkan identitas tempat bekerja kepada petugas (Transjakarta) di lokasinya,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Transjakarta Yoga Adiwinarto juga mengatakan, ada beberapa penyesuaian operasional bus Transjakarta per Senin 23 Maret 2020. Jam operasional mulai jam 06.00 dan tutup pukul 20.00 WIB.

“Layanan kami ketika penumpang sudah masuk di jam 20.00, namun pelanggan yang sudah ada di halte, kami pastikan akan terangkut. Jam buka halte jam 06.00 sampai jam 20.00,” kata dia.

Dia mengatakan, bus Amari juga ditiadakan per Senin. Sedangkan kapasitas tiap jam bus akan dibatasi. Dia juga meminta penumpang berjarak.

Untuk bus gandeng hanya akan menampung 60 penumpang. Biasanya bus ini dapat menampung hingga kapasitas 180 orang.

“Tiga puluh penumpang untuk bus besar, 15 penumpang untuk bus sedang dan royaltrans. Lalu 6 penumpang untuk mikrotrans,” jelas Nadia.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close