berita terkiniModaPesawat

Menhub Berikan Penghargaan Kepada 18 Kru Maskapai Batik Air

Motionupdate.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan memberikan penghargaan kepada 18 kru dari Maskapai Batik Air yang melakukan penerbangan misi kemanusiaan untuk menjemput Warga Negara Indonesia (WNI) di Wuhan, Tiongkok.

Ke-18 kru Batik Air tersebut mendapatkan penghargaan Adhikarya Dirgantara Adhirajasa yang artinya Penghargaan Penerbangan Tangguh/Pemberani.

“Kami sebagai regulator yang mengayomi penerbangan bisa membayangkan bahwa upaya volunteer dari adik-adik kita ini luar biasa. Untuk itu sangat pantas jika kami memberikan penghargaan kepada mereka. Ini bisa menjadi contoh bagi semua awak pesawat, kapal, bus dan kereta api dalam melakukan tugas-tugas kemanusiaan seperti ini,” ujar Menhub Budi.

Menhub mengapresiasi keberanian para kru untuk mengemban tugas yang diberikan oleh Negara untuk menjemput 238 WNI yang berada di Wuhan kembali ke Indonesia.

“Misi kemanusiaan ini merupakan hal yang sangat mulia sehingga perlu diabadikan karena tidak dapat dibayangkan mereka menjalankan tugas dengan mempertaruhkan dirinya sendiri. Penghargaan ini bukan hanya dari Pemerintah melainkan dari seluruh bangsa Indonesia sebagai lambang rasa keberanian dan ketulusan yang telah dilakukan oleh para awak kabin dan pilot,” ungkap Menhub.

Selain diberikan kepada 18 awak kabin pesawat, penghargaan tersebut juga diterima oleh operator, Lembaga dan Kementerian yaitu; Kementerian Kesehatan, TNI AU, Kemeterian Luar Negeri, BNPB, Pemerintah Daerah Kota Batam, Pemerintah Kabupaten Natuna, Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Bandar Udara Raden Sadjad Ranai Natuna, dan PT. Batik Air.

Setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) resmi mengumumkan status darurat dunia atas kasus virus corona yang terus menyebar ke luar Tiongkok, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan misi kemanusiaan untuk menjemput pulang WNI yang berada di Wuhan, Tiongkok.

Pemerintah Tiongkok mensyaratkan penerbangan misi kemanusiaan tersebut harus dilakukan oleh operator yang memiliki izin penerbangan reguler dari dan ke Wuhan. Dari Indonesia, maskapai yang memiliki izin rute reguler ke Wuhan hanya Sriwijaya dan Lion Grup. Sementara yang memiliki pesawat berbadan lebar (wide body) adalah Lion Grup. Oleh karena itu Pemerintah menunjuk maskapai Batik Air karena memiliki izin dan melayani penerbangan reguler dari dan ke Wuhan, Tiongkok.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close