berita terkiniModaPesawat

Kemenhub Nilai Bandara di Ibu Kota Baru Sudah Cukup Memadai

Motionupdate.com,  BALIKPAPAN – Prasarana Transportasi yang ada di Ibu Kota Baru Negara yang terletak di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sudah cukup memadai sehingga tidak membutuhkan investasi menggunakan APBN yang terlalu banyak.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, “Untuk transportasi itu tidak mengeluarkan investasi yang terlalu banyak dari APBN karena modal dari Kalimantan Timur prasarana transportasinya sudah relatif baik dan banyak.”

Menhub memberikan contoh dimana bandara di Balikpapan maupun di Samarinda telah dikelola dengan baik oleh PT Angkasa Pura I, sehingga tidak memerlukan lagi anggaran APBN untuk pengelolaan maupun untuk investasi pembangunannya.

“Seperti kita lihat tadi bandara itu kita tidak mengeluarkan uang karena di Balikpapan, AP I dengan kemampuannya sendiri bisa (mengelola dan berinvetasi), sedangkan bandara di Samarinda yang tadinya milik Pemda, Pak Gubernur sudah setuju kita buat kerja sama dengan swasta (KPBU). Mungkin bila nanti ada bandara ketiga, bisa dibiayai oleh AP I atau swasta sehingga negara tidak mengeluarkan anggaran,” katanya.

Sedangkan di, sektor transportasi lainnya seperti kereta api, jalan tol dan pelabuhan, Menhub menyebutkan swasta akan turut dilibatkan dalam pembangunannya.

“Pembangunannya bisa dilakukan dengan KPBU. Jadi dengan swasta yang menginvestasikan, jika pun defisit, kita hanya memberikan available payment yang kita bayar secara jangka panjang. Membangun Jalan tol pun pasti feasible karena jumlah penduduk Baikpapan itu banyak sekali, atau kalau yang sudah ada tinggal menggunakan. Kalaupun akan ke Mentawir kita tinggal menambah 20 km bukan suatu jumlah yang banyak. Laut pun begitu, karena untuk pelabuhan, swasta bisa membangun,” jelas Menhub.

Sementara, untuk pembangunan sistem transportasi perkotaan, yang akan digunakan adalah transportasi umum yang bersifat eco friendly. Menurut Menhub yang perlu dibangun pertama sekali adalah kereta api karena KA adalah angkutan yang eco friendly, tepat waktu dan mampu mengangkut orang banyak.

“Harus eco friendly karena ini adalah kota masa depan. Kita harus membangun kota yang berkelanjutan. Kita ingin model smart city dan Smart Mobility yang ramah lingkungan. Pergerakan-pergerakan harus dilakukan dengan angkutan massal berbasis energi listrik. Jika ini terjadi, bukan hanya menjadi ibu kota tapi juga menjadi destinasi wisata. Menurut hemat saya yang perlu dibangun pertama kali adalah kereta api,” pungkasnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close