berita terkiniUlasan

Pemda dan Operator Komitmen Selesaikan Masalah Perlintasan Sebidang di Jalur Kereta Api

Motionupdate.com, JAKARTA – Dalam acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Perlintasan Sebidang Tanggung Jawab Siapa?, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengharapkan adanya komitmen dan kerjasama seluruh stakeholder seperti Pemerintah Daerah (Pemda) dan Operator untuk menyelesaikan persoalan perlintasan Sebidang di jalur KA.

“Data statistik menunjukan bahwa perlintasan sebidang ini berkontribusi terhadap kecelakaan transportasi secara umum dan angkanya masih signifika n. Kita berharap dengan adanya FGD ini akan ada solusi yang terukur, yang bisa di implementasikan bagi kami regulator, operator maupun rekan-rekan dari pemerintah daerah. Sehingga kedepannya angka kecelakaan bisa berkurang, syukur kalau bisa dihilangkan,”ujar Sesjen Djoko.

Djoko mengatakan, pada prakteknya di lapangan masih banyak ditemui perlintasan sebidang yang tidak sedikit jumlahnya dan menjadi faktor kerawanan tersendiri bagi penyelenggaraan transportasi berbasis rel ini. Sehingga perlu ada penyelesaian terhadap hal tersebut.

“Cara yang paling baik memang tidak sebidang, karena ada hal yang mempengaruhi itu terutama anggaran dan adanya kesiapan yang lain maka ini yang dilakukan. Tetapi ini penting misalnya memasang palang dan menempatkan penjaga.Hal itu adalah salah satu hal yang juga di kedepankan,” tutur Sekjen.

Selain regulator, operator dan Pemda, yang juga bertanggung jawab atas perlintasan sebidang ini adalah masyarakat. Kedisiplinan masyarakat untuk tidak menerobos palang pintu perlintasan sebidang juga dapat menekan angka kecelakaan.

Kemenhub telah melakukan beberapa langkah untuk menurunkan angka kecelakaan di perlintasan sebidang, diantaranya; Penataan dan penutupan perlintasan sebidang, Sosialisasi secara rutin kepada masyarakat, Bekerjasama dengan penegak hukum (Kepolisian) dan Pemerintah Daerah untuk ikut serta mengamankan perlintasan sebidang, dan Evaluasi penilaian terhadap perlintasan sebidang.

Hasil evaluasi tersebut dijadikan sebagai acuan penentuan kebijakan untuk program keselamatan. Selain itu, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub juga telah melaksanakan kegiatan Gerakan Nasional Selamat di perlintasan Kereta Api pada 3 Mei 2019, di 13 (tiga belas) lokasi perlintasan sebidang pada masing-masing wilayah kerja PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Sebagai informasi pada tahun 2018 telah terjadi kecelakaan di perlintasan sebidang sebanyak 395 kecelakaan dengan jumlah korban jiwa sebanyak 245 orang, baik luka ringan, luka berat sampai meninggal dunia.

Kondisi perlintasan sebidang Kereta Api saat ini yang dijaga 1.238, tidak dijaga 2.046 Liar 1.570. Tidak Sebidang di Underpass 160 , Overpass 224 Total 5.238.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close