berita terkiniMobilModa

Begini Cara Mudah Merawat Sistem Kelistrikan Mobil

Motionupdate.com, JAKARTA – Pemadaman listrik yang beberapa hari ini terjadi di sebagian wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat membuat aktivitas masyarakat terganggu.

Hal yang sama juga bisa terjadi pada sistem kelistrikan mobil Sobat Motion lho! Gangguan kecil seperti radio tiba-tiba mati hingga mogok akibat aki soak bahkan mobil bisa terbakar sendiri bisa terjadi, jika kelistrikan mobil Anda tidak dirawat dengan baik.

Nah, berikut adalah cara mudah untuk menjaga sistem kelistrikan mobil Anda berfungsi dengan baik. Cekidot!

  1. Perhatikan Kondisi Kabel Soket

Perhatikan kondisi kabel-kabel kelistrikan beserta soketnya. Seperti pada kabel busi, kabel distributor dan kabel lainnya di area ruang mesin. Terutama kabel aki yang paling berat tugasnya.

Lapisan kabel yang terkelupas atau sobek sangat berpotensi menghasilkan hubungan arus pendek (korsleting) hingga membuat mobil bisa terbakar sendiri. Sedangkan kondisi soket yang kotor atau longgar akan mengganggu kerja kelistrikan.

Bersihkan soket jika terlihat kotor dengan cairan penetran agar tidak ada penumpukan karat dan kerak. Jangan lupa untuk mengencangkan soket untuk mencegah potensi loncatan bunga api yang bisa menyulut kebakaran.

2. Rawat Aki Mobil

Secara berkala, periksa dan bersihkan aki atau baterai, termasuk kabel aki lantaran karat akan menumpuk di kabel aki mobil Anda. Cek aki dan kabel sebulan sekali untuk memastikan tidak ada penumpukan kerak dan karat.

Periksa level cairan aki secara berkala untuk aki basah. Jangan sampai air aki di bawah level minimal atau low level karena akan membuat sel aki cepat rusak dan tidak bisa menyimpan daya listrik.

  1. Hati-hati Modifikasi Kelistrikan

Karena semua kabel dan sistem kelistrikan kendaraan saling terhubung satu sama lain, kesalahan pada satu titik akan berdampak besar pada seluruh sistem.

Tidak ada salahnya jika Anda ingin melakukan modifikasi yang berhubungan dengan kelistrikan mobil, seperti upgrade audio atau lampu, pastikan untuk menyerahkan pekerjaan pada ahlinya.

  1. Piggyback Mengganggu Kerja ECU

Salah satu alternatif untuk mendongkrak tenaga mesin adalah dengan memasang perangkat elektronik tambahan berupa chip microcomputer atau biasa disebut piggyback.

Tapi sistem kerja piggyback yang mengubah pola kerja engine control unit (ECU) berdampak cukup besar bagi mesin. Pemasangan pigyback itu membuat ECU dipaksa berkerja ekstra keras.

Memang tenaga mobil akan lebih responsif dibandingkan setingan standar pabrikan, tapi efek samping dari penggunaan pigyback itu bisa membuat ECU mobil rusak, bahkan jebol.

  1. Hindari Kebocoran Cairan

Jaga komponen kelistrikan agar terhindar dari rembesan pelumas dan cairan lain karena akan menimbulkan karat dan korsleting. Selain itu, ada risiko hawa panas dari percikan cairan bisa menyebabkan kabel terbakar.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close