berita terkiniUlasan

Begini Strategi Jasa Marga Antisipasi Kepadatan Pemudik di Jalan Tol Brebes Barat

Motionupdate.com, BREBES – Jelang mudik Lebaran, berbagai strategi pengaturan lalu lintas sudah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan. Salah satunya strategi pengaturan lalu lintas di jalan tol Brebes Barat kilometer 263.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, “Jadi nanti Brebes Barat menjadi titik terakhir penerapan satu arah (one way) menjadi dua arah sampai ke arah Semarang. Ini menjadi titik pertemuan antara kendaraan dari arah Jakarta dan dari arah timur. Kami bersama Kepolisian dan Jasa Marga telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi kepadatan.”

Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani, mengatakan, diperkirakan jumlah kendaraan yang akan menuju ke arah Jawa Tengah akan semakin berkurang , karena banyak yang sudah keluar dari GT Ciperna kilometer 205, GT Pejagan kilometer 248 dan beberapa gerbang tol lainnya yang berada sebelum GT Brebes Barat.

“Perkiraan jumlah kendaraan sebanyak 150.000 di Cikarut, di Cikampek sudah 75.000 atau 80.000 kendaraan paling banyak. Kemudian Palimanan Kanci lebih banyak lagi yang keluar terutama di Ciperna. Kemudian lanjut Palimanan Kanci, Kanci Pejagan, berakhir di Brebes Barat. Disini akan tetap diatur sedemikian rupa sehingga tidak padat,” ungkapnya.

Salah satu peraturan yang diterapkan agar tidak terjadi kepadatan pada titik Brebes Barat adalah dengan mengatur jalur khusus untuk kendaraan besar dan kecil mulai dari ruas tol Cikarang Utama. Untuk kendaraan besar, pengendara harus melalui jalur A (arah ke Timur Jawa). Sedangkan untuk pengendara dengan kendaraan kecil dapat melalui kedua jalur baik jalur A dan jalur B (arah ke Jakarta).

“Kami sudah membahas bersama dengan Kapolres dan pengelola Pejagan Pemalang Toll Road, dan bahkan sudah dilakukan simulasi. Jadi diharapkan tidak akan terjadi kekacauan karena penumpukan disana, dengan catatan mulai dari Cikarang Utama kendaraan besar harus di jalur A saja, tidak boleh ambil jalur B. Sementara kendaraan kecil boleh di jalur A dan B,” jelas Desi.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close