berita terkiniMobilModa

Mobil Ditinggal Mudik, Perhatikan Delapan Tips Berikut

Motionupdate.com, JAKARTA – Musim mudik Lebaran segera tiba, ada beberapa pilihan yang bisa digunakan pemudik untuk kembali ke kampung halaman, baik dengan kendaraan pribadi maupun angkuta umum.

Nah, bagi Sobat Motion yang menggunakan angkutan umum untuk melakukan mudik Lebaran. Harus memperhatikan beberapa hal ketika meninggalkan kendaraan pribadi di rumah. Antara lain:

  1. Transmisi

Usahakan transmisi berada di posisi Netral untuk mobil transmisi Manual. Untuk mobil transmisi otomatis dapat menggunakan fitur shift lock guna memindahkan posisi transmisi dari P ke N. Ini berfungsi darurat jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi ketika sedang mudik.

  1. Jangan Aktifkan Rem Tangan

Adapun hal pertama yang perlu dilakukan saat mobil ditinggal mudik adalah memperhatikan rem tangan. Ketika Anda meninggalkan kendaraan di dalam garasi rumah sebaiknya tidak mengaktifkan hand brake atau rem tangan. Karena jika rem tangan diaktifkan selama berhari-hari dapat terkena udara lembab dan beresiko menjadi lengket. Alhasil rem menjadi macet dan tetap mengunci saat akan digunakan.

Jika mobil ditinggal lama atau kurang lebih seminggu maka solusi terbaik adalah menggunakan tumpuan batu atau kayu balok untuk mengganjal ban.

  1. Penuhi Tangki Bahan Bakar

Tangki bahan bakar sebaiknya berada dalam keadaan penuh sebelum Anda meninggalkan mobil. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kondensasi akibat adanya ruang udara di dalam tangki karena jumlah bahan bakar yang minim. Kondensasi bisa menyebabkan munculnya bulir air. Bulir air ini berpotensi mengontaminasi ruang bakar ataupun menimbulkan oksidasi pada tangki bahan bakar yang berbahan metal.

  1. Angkat Wiper

Apabila wiper tidak diangkat dan tetap menempel pada kaca saat ditinggal mudik, dikhawatirkan karet wiper akan menempel pada kaca dan mengurangi kinerjanya. Tentunya tidak ada yang menginginkan wipernya tidak bekerja maksimal saat hujan turun yang berakibat kaca tampak buram dan beresiko terjadi kecelakaan.

  1. Perlukah Melepas Accu Mobil?

Sebenarnya untuk mobil-mobil modern sekarang ini tidak perlu melepas kabel accu, apalagi kalau ditinggal hanya hitungan hari atau minggu, lain halnya jika ditinggal berbulan-bulan. Melepas accu pada mobil akan berpengaruh pada keamanan mobil, sehingga alarm tidak berfungsi dengan baik. Jadi ada baiknya untuk tetap memasang accu mobil untuk alasan keamanan.

  1. Titipkan Kunci

Poin ini mungkin terkesan unik, namun penerapannya memang bukan berkaitan pada keamanan semata. Hal ini akan berguna jika terjadi banjir, kebakaran, atau musibah lain yang tidak bisa diprediksi ketika Anda sedang mudik. Dengan menitipkan kunci mobil ke orang terdekat, mobil Anda bisa tetap dipindahkan ke tempat aman.

  1. Berikan Pengamanan Tambahan

Jika mobil Anda sudah terpasang alarm, sebenarnya Anda sudah menggunakan 4 level pengamanan mobil. Pertama alarm, kedua kunci pintu, ketiga steering lock, keempat kunci ignition. Namun itu saja belum cukup, ada baiknya Anda mengaktifkan asuransi mobil terlebih dahulu. Berikutnya silahkan menginstalasi perangkat keras tambahan seperti kunci rahasia, kunci setir, gembok roda, hingga kunci pengaman untuk garasi Anda. Oh ya, Anda juga bisa menginstalasi perangkat pelacak seperti GPS Tracker untuk mengetahui posisi dan kondisi mobil dari kejauhan. Sehingga di manapun Anda berada, Anda tetap bisa memastikan lokasi mobil Anda.

  1. Parkir di Tempat Tertutup

Ini adalah rumus standar untuk memarkir kendaraan. Dengan meletakkan mobil di tempat tertutup, Anda akan terhindar dari banyak potensi yang mengotori maupun merusak mobil. Hal ini pun lebih bermanfaat dilakukan saat meninggalkan mobil dalam waktu lama.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close