berita terkiniKeretaModa

KA Bandara Adi Soemarmo Dijadwalkan Beroperasi Juli 2019

Motionupdate.com, JAKARTA – Proyek pembangunan KA Bandara Adi Soemarmo sudah mencapaia 79 persen dan akan ditargetkan beroperasi pada Juli 2019.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menjelaskan pembangunan KA Bandara dengan rute Bandara Adi Soemarmo – Stasiun Solo Balapan sejauh 13 km dibangun untuk meningkatkan integrasi antar moda serta mendukung sektor pariwisata yang ada di Jawa Tengah.

“Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang) merupakan salah satu dari” 4 Bali Baru” yang dicanangkan oleh pemerintah. Kami ingin memastikan Bandara Adi Sumarmo memiliki kualifikasi teknis untuk penerbangan internasional, sehingga kita siapkan terminal dengan kapasitas besar dengan integrasi antar moda yang baik,” ucap Menhub Budi Karya.

Menhub meminta Dirjen Perkeretaapian untuk melakukan riset untuk mengembangkan jalur Ka Bandara Adi Soemarmo ke daerah sekitar Solo seperti, Klaten, Ceper, Karanganyar, Sragen dan daerah lainnya. Sehingga cakupan yang dilayani oleh Bandara Adi Soemarmo semakin luas.

“Untuk itu saya menugaskan Dirjen Perkeretaapian untuk meneliti lebih jauh apakah KA Bandara Adi Soemarmo ini dengan rute Bandara Adi Soemarmo – Stasiun Balapan saja atau disambungkan dengan jalur eksisting yang ada serta sistem tarifnya bagaimana” ujar Menhub Budi Karya.

Sementara, Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengatakan jalur KA Bandara Adi Soemarmo ditargetkan selesai akhir Juni 2019 dan bisa beroperasi dibulan Juli 2019.

“Ditargetkan KA Bandara Adi Soemarmo ini bisa beroperasi pada Juli 2019, untuk masalah lahan tinggal sedikit lagi yang akan diselesaikan dengan target tadi” ujar Zulfikri.

Selain meninjau KA Bandara Adi Soemarmo, Menhub juga menjajal Kereta Uap Jaladara yang merupakan kereta dengan bahan bakar kayu. Menhub menjajal KA dari Stasiun Purwosari dan berhenti di Stasiun Solo Kota. Menhub berharap KA yang dikenal dengan nama Sepur Kluthuk ini dapat dikembangkan sehingga menjadi daya tarik wisatawan di Solo.

“KA Uap Jaladara ini berpotensi sekali sebagai objek wisata untuk menarik wisatawan, selain bergaya klasik kereta ini memiliki rute yang unik karena rutenya melewati pusat kota. Saya ingin ini dikembangkan,” pungkas Menhub.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close