berita terkiniUlasan

Sering Salah Sebut, Begini Cara Merawat Minyak Rem

Motionupdate.com, JAKARTA – Sering sekali terjadi salah paham tentang penyebutan “minyak rem” di kalangan konsumen. Sebenarnya, kata yang tepat adalah “cairan rem” karena tidak ada unsur “oli” di dalamnya.

Perawatan minyak rem ini harus diperhatikan dengan baik, karena system pengereman merupakan unsur yang penting yang ada pada kendaraan. Tidak hanya “hardware” nya (kampas, disc brake, caliper, dll.) yang harus diperhatikan, tapi juga “software” nya, yakni cairan rem tersebut.

Bila Sobat Motion perhatikan reservoir minyak rem yang ada pada kendaraan roda dua, maka bisa dilihat bahwa ‘kotak’ nya ditutup dengan mur, karena memang tidak boleh buka-tutup dan tidak boleh sekadar menambah cairan.

Kenapa tidak boleh buka-tutup reservoir minyak rem? Jangan sampai ada udara yang memiliki kelembaban tinggi tidak masuk dan menambah kadar air dalam system karena akan mengganggu kinerja minyak rem secara keseluruhan, atau akan mengganggu titik didih minyak rem sehingga tidak optimal. Perhatikan baik-baik spesifikasi minyak rem pada kendaraan Anda; DOT 3 atau DOT 4 karena masing-masing memiliki titik didih yang berbeda sesuai dengan peruntukan kendaraan Anda.

Cara pergantian minyak rem pun harus dilakukan dengan tepat, yakni dengan cara sirkulasi. Caranya adalah mengisi cairan rem yang baru sembari membuang cairan yang lama, sehingga tidak sampai kering.

Jangan lupa untuk selalu perhatikan reservoir minyak rem dengan cara melihat batas pada tabung tersebut, dan ingat jangan membuka tutup reservoir untuk menghindari minyak rem yang terkontaminasi.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close