berita terkiniKeretaModa

Buang Sampah di Area Stasiun dan Kereta MRT Jakarta Kena Denda Rp 500 Ribu!

Motionupdate.com, JAKARTA – Demi menjaga kebersihan si stasiun dan kereta dengan mengedukasi penumpang untuk tidak menggunakan produk yang berpotensi meninggalkan sampah, PT MRT Jakarta tidak menyediakan tempat sampah di area stasiun dan kereta.

Dengan tidak disediakannya tempat sampah, diharapkan masyarakat tidak membawa sampahnya masuk ke dalam stasiun atau kereta. Hal berbeda untuk gerai-gerai yang menjual makanan dan minuman di area beranda peron tidak berbayar (unpaid concourse area) di mana masyarakat diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman dan setiap gerai wajib menyediakan tempat sampah.

Meski demikian, manajemen MRT Jakarta tetap bekerja sama secara intensif dengan Pemerintah Provinsi DKI dalam menjalankan aksi bersama untuk mencegah buang sampah di MRT Jakarta.

“Kita akan menerapkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Sampah yang salah satu pasalnya menyatakan bahwa setiap orang dengan sengaja atau terbukti membuang, menumpuk sampah dan/atau bangkai binatang ke sungai/kali/kanal, waduk, situ, saluran air limbah, di jalan, taman, atau tempat umum, dikenakan uang paksa paling banyak Rp500.000,00,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin.

“Kita juga akan melaksanakan patroli bersama di area-area sekitar stasiun. Dari perusahaan sendiri, akan mengampanyekan Tahan-Simpan-Pungut, yaitu imbauan kepada masyarakat agar menahan diri untuk tidak membawa barang yang berpotensi menjadi sampah ke dalam stasiun dan kereta MRT. Simpan berarti bila penumpang sudah membawa bungkus makanan atau minuman, harus disimpan dulu, entah di tas atau di saku, diharapkan dibawa dulu,” jelasnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close