berita terkiniUlasan

Menhub Pastikan Tol Laut di Saumlaki Berjalan Lancar

Motionupdate.com, SAUMLAKI – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Saumlaki, Kabupaten Tanimbar, Maluku. Pada kunjungan kali ini Menhub ingin memastikan sendiri tol laut berjalan lancar di Saumlaki.

“Kunjungan saya ke Saumlaki adalah upaya untuk memastikan tol laut itu berjalan dengan baik. Artinya harga barang di sini relatif bisa dikendalikan, dan terjangkau,” sebut Menhub.

Pada kesempatan kunjungan kali ini, Menhub berdialog dengan sekitar 40 pelaku usaha logistik yang ada di Saumlaki mendengarkan masukan mereka.

Terkait waktu bongkar muat, Menhub mengatakan mendapatkan masukan agar bagaimana waktu bongkar muat dapat dilakukan lebih singkat dengan cara memaksimalkan Tenaga Kerja bongkar Muat (TKBM) yang ada di pelabuhan Saumlaki. Menanggapi hal tersebut, Menhub mengungkapkan bahwa profesionalitas TKBM yang ada harus lebih ditingkatkan serta dirinya meminta dilakukan penambahan crane agar dapat mengangkut barang lebih cepat dan banyak.

“Mereka meminta harus mengkoordinir buruh-buruh banyak, tetapi sekarang kerjanya hanya sampai jam 5, padahal harusnya bisa (dibuat sistem menjadi) 24 jam. Ini yang mesti ditingkatkan” ungkap Menhub.

Kemudian terkait distribusi barang dari pelabuhan yang disinggahi tol laut ke daerah sekitarnya, Menhub mengatakan perlu dilakukan koordinasi dan kerjasama dengan Pemkab Tanimbar untuk memanfaatkan kapal-kapal rakyat sebagai kapal feeder.

“Dari port to port (pelabuhan tol laut) distribusinya tidak ada masalah. Yang masih menjadi masalah adalah bagaimana dari port (tol laut) ini ke daerah yang lain, baik darat atau ke pulau lain. Oleh karenanya kita bersama-sama Pemda Kabupaten Tanimbar kita akan menggunakan kapal-kapal feeder, kapal-kapal rakyat yang bisa digunakan kapal feeder,” jelas Menhub.

Sebagai informasi untuk program tol laut pada tahun 2019 dianggarkan sebesar Rp. 222 milyar dengan pola subsidi yaitu subsidi operasional kapal dan subsidi kontainer. Tol laut tahun ini mempunyai 18 trayek yang terdiri dari penugasan sebanyak 11 trayek (pelni 5 trayek, ASDP 2 trayek dan Djakarta LLoyd 4 trayek) dan 7 trayek yang dilelang kepada swasta. Sedangkan kapal yang digunakan berjumlah 19 kapal.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close