berita terkiniKeretaModa

Menteri Ketenagakerjaan RI Apresiasi Aspek K3 MRT Jakarta

Motionupdate.com, JAKARTA – Menjelang beroperasinya, MRT Jakarta terus menjadi pusat perhatian pemerintah. Kali ini, Menteri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Hanif Dhakiri melakukan peninjauan proyek yang sudah mencapai 98,9 persen tersebut.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendi, dan Direktur Keuangan dan Administrasi PT MRT Jakarta, Tuhiyat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, terlihat hadir menyambut kedatangan rombongan.

“Hari ini saya meninjau pelaksanaan proyek MRT di Jakarta ini yang sudah mencapai 98,9 persen. Terkait dengan aspek K3, kita berterima kasih kepada PT MRT Jakarta yang sejak pengerjaan proyek ini dimulai 2013 lalu, tidak ada kecelakaan kerja yang signifikan. Satu prestasi yang patut diapresiasi oleh pemerintah. Kita juga bisa mulai berbangga karena dalam waktu yang tidak lama lagi, kita akan bisa menikmati MRT pertama di Indonesia dan sekitar 12 Maret nanti akan dibuka uji coba publik sehingga masyarakat bisa mencoba sebelum beroperasi secara komersial,” ucap Hanif.

“Untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak pembangunan kita lihat tidak ada masalah dalam proses konstruksi. Kita lihat di PT MRT Jakarta K3 cukup memadai, manajemen K3 dijalankan dengan baik, pembangunan kesadaran di tingkat pekerjanya cukup kuat karena bisnis transportasi itu setengahnya adalah bisnis keselamatan, kalau misalnya safety nya nggak bagus, berarti kredibilitasnya nggak ada. Urusan safetydi MRT ini saya lihat sangat baik,” lanjut ia.

Selain mengapresiasi aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PT MRT Jakarta, Hanif Dhakiri juga yakin dengan pertumbuhan kantong ekonomi sepanjang jalur MRT Jakarta.

“Lapangan kerja akan muncul. Contohnya sejak awal pembangunan MRT Jakarta, ada sekitar 10 ribuan tenaga kerja yang terlibat. Begitu juga ketika nanti beroperasi akan menciptakan lapangan pekerjaan, pertumbuhan kantong ekonomi sekitar jalur yang dilewati, seperti kos-kosan baru, harga tanah makin bagus, warung makan karena dengan waktu tempuh yang cepat, bekerja di sekitar HI bisa makan di sekitar Lebak Bulus atau sebaliknya,” pungkasnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close