berita terkiniUlasan

Michelin Primacy 3 ZP Menjadi OE Fitment Sejumlah Varian Mercedes-Benz

Motionupdate.com, JAKARTA – PT Michelin Indonesia (Michelin) berkolaborasi dengan PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia pada penyelenggaraan Mercedes-Benz Weekend Test Drive tahun ini.

Ban Michelin menjadi Original Equipment (OE) Fitment untuk beberapa model Mercedes-Benz jenis C-Class, E-Class dan S-Class. Ban tersebut di antaranya Michelin Primacy 3 Zero Pressure (ZP).

Produk tersebut telah digunakan Mercedes-Benz E350 EQ Boost yang diluncurkan pada acara Mercedes-Benz Weekend Test Drive 2019, di Hutan Kota Senayan, Jakarta, pekan lalu.

Fritz Mueller, President Director Michelin Indonesia mengatakan, kerjasama dengan Mercedes-Benz pada Weekend Test Drive merupakan komitmen perusahaan mewujudkan konsep Perfection in Safety di segala aspek.

“Kami bangga menjadi bagian penting dari sebuah perusahaan mobil terkemuka dunia, seperti Mercedes-Benz. Michelin akan terus menghadirkan produk yang didukung teknologi terdepan, untuk memastikan keselamatan dan performa berkendara optimal,” ujarnya.

Hari Arifianto, Deputy Director, Marketing Communications PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengatakan, kolaborasi dengan Michelin di dalam event Mercedes-Benz Weekend Test Drive merupakan langkah tepat.

Hari mengaku bangga bermitra dengan Michelin pada Weekend Test Drive, karena memiliki visi dan tujuan sama. Menghadirkan mobilitas lebih baik, dengan tingkat kenyamanan dan keamanan terdepan lewat produk-produknya.

“Melalui Weekend Test Drive, kami tawarkan para pelanggan dan calon pelanggan kami, pengalaman berkendara terbaik dengan berbagai jenis tipe Mercedes-Benz,” jelasnya.

Terkait Michelin Primacy 3 ZP, lanjut Fritz, merupakan salah satu ban premium kualitas tinggi, dirancang khusus bagi kendaraan berpenumpang yang menggunakan ban OEM Zero Pressure Tyre, seperti sebagian mobil keluaran Mercedes-Benz.

Michelin Primacy 3 ZP punya keunggulan pengendalian optimal, baik di lintasan basah maupun kering. Dengan teknologi Michelin ZP, saat terjadi pecah ban, kendaraan tetap dapat melaju hingga 80 km di atas ban yang telah kehilangan semua tekanan udara.

Varian yang baru dipatenkan ini dilengkapi pola tapak khusus, yang dapat mengoptimalkan cengkeraman pada permukaan jalan basah dan kering, serta memberi jarak pengereman lebih pendek.

Kombinasi ini menurut Fritz tentunya memberikan keunggulan daya Handling dan cengkeram optimal, serta ketahanan sesuai standar dan spesifikasi mobil Mercedes-Benz.

“Seluruh ban yang digunakan sebagai ban standar kendaraan Mercedes-Benz Indonesia ditujukan untuk menunjang performa mobil penumpang keluaran Mercedes-Benz,” ujarnya.

Disamping itu, dengan tren pertumbuhan penjualan sedan berkapasitas 1.500cc ke atas, Michelin optimis kerjasama ini akan mendorong peningkatan kebutuhan konsumen, terhadap ban dengan tingkat keamanan dan performa tinggi.

Sekadar informasi, berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil sedan berkapasitas 1.500cc ke atas memiliki pangsa pasar sebesar 12,8% sepanjang tahun 2018.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close