berita terkiniUlasan

Sejumlah KRI Koarmada I Menangkap Beberapa Kapal Asing Tanpa Izin

Motionupdate.com, BINTAN – Kapal Republik Indonesia (KRI) jajaran Komando Armada (Koarmada) I TNI AL menangkap 8 (delapan) kapal kargo dan kapal tanker asing yang sedang melepas jangkar tanpa izin di perairan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

“Diduga kapal-kapal itu manfaatkan perairan teritorial Indonesia yang jauh dari pengawasan aparat pelabuhan, untuk melakukan kegiatan ilegal seperti Ship to Ship Transfer, Ilegal Oil maupun pembuangan limbah,” ujar Kadispen Koarmada I, Letkol Laut (P) Agung Nugroho dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/2/2019).

Selain itu, diduga kapal-kapal tersebut menghindar dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ke-8 kapal ditangkap KRI jajaran Koarmada I yang sedang melaksanakan patroli sektor di wilayah Perairan Tanjung Berakit Bintan, Kepri.

“Hal itu melanggar Pasal 194 (3) UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran (yang mengatur) semua kapal asing pengguna alur laut kepulauan Indonesia dalam pelayarannya tak boleh menyimpang kecuali dalam keadaan darurat,” papar Agung.

Agung menyebutkan, KRI yang melakukan patroli di antaranya, KRI Pulau Rusa-726 Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmada I TNI AL menangkap Kapal MT. Archangelos Gabriel, berbendera Yunani sedang lego jangkar tanpa izin.

Selanjutnya, KRI Teuku Umar-385 Satuan Kapal Korvet (Satkor) Koarmada I TNI AL menangkap Kapal MT. Agros, Tonage 25.202 GT, Bendera Bahama.

Sedangkan KRI Alamang-644 Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I TNI AL juga berhasil menangkap Kapal MV. Wen De, berbendera Hongkong.

Sementara itu, KRI Bung Tomo-357 Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada I TNI AL telah berhasil menangkap tiga Kapal Asing yang sedang lego jangkar di wilayah teritorial Indonesia tanpa izin.

Ada juga KRI Barakuda-633 Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I TNI AL yang berhasil menangkap Kapal MT. Afra Oak, berbendera Liberia.

Foto : Istimewa

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close