berita terkiniKeretaModa

Pemprov DKI Terima Dana Hibah Pembangunan MRT Jakarta Fase II

Motionupdate.com, JAKARTA – Rencana pembangunan MRT Jakarta fase II telah memasuki tahap lanjutan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan RI telah menandatangani “Perjanjian Hibah Daerah Pembangunan Proyek MRT Jakarta Fase II” pada Rabu (13/2).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Direktur Pembiayaan dan Transfer Non-Dana Perimbangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Ubaidi Socheh Hamidi. Penandatanganan disaksikan oleh Kepala Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Astera Primanto Bhakti; Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, dan Direktur Keuangan PT MRT Jakarta, Tuhiyat.

“Penandatanganan ini merupakan tonggak penting untuk pelaksanaan MRT Jakarta fase kedua. Kita berharap dari sini MRT Jakarta bisa langsung bekerja. Besar dana hibah adalah 70,021,000,000 yen, dengan komposisi 59,108,000,000 yen untuk pekerjaan sipil; 6,311,000,000 yen untuk jasa konsultasi; dan 4,600,000,000 yen untuk dana tak terduga, “ucap Gubernur Anies.

“Hibah daerah merupakan salah satu skema pendanaan kepada daerah melalui pengalihan hak atas sesuatu dari pemerintah atau sebaliknya yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya dan dituangkan dalam perjanjian hibah daerah yang diprioritaskan untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dan tetap memperhatikan stabilitas dan keseimbangan fiskal. Dalam pelaksanaannya, pengelolaan hibah daerah dilaksanakan melalui mekanisme APBN dan APBD serta melibatkan kementerian teknis terkait sebagai executive agency,” kata Astera Primanto Bhakti.

Rencananya, MRT Jakarta fase II akan terdiri dari tujuh stasiun bawah tanah yaitu Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota yang membentang sepanjang sekitar 7,8 kilometer, melanjutkan fase I yang berakhir di Bundaran Hotel Indonesia. Saat ini, menjelang operasi komersial pertamanya di Maret 2019 mendatang, pembangunan fase I telah mencapai 98,7 persen dengan kesiapan operasi mencapai 86,43 persen.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close