berita terkiniKeretaModa

Bedah Rincian Biaya dan Mekanisme Pembangunan LRT Jabodebek

Motionupdate.com, JAKARTA – Selama satu tahun lebih pembangunan LRT Jabodebek tahap 1 berjalan. Biaya dan rencana desain pembangunan LRT Jabodebek sudah dikaji ulang dan disetujui oleh pemerintah, sehingga pembebasan lahan, pembangunan struktur, hingga pemasangan rangka Stasiun LRT dan track work pun sudah dilakukan.

Pembangunan prasarana dan sarana LRT Jabodebek sendiri terdapat tiga lingkup pekerjaan di antaranya adalah pekerjaan jalur, pekerjaan stasiun, depo dan OCC, serta pekerjaan fasilitas operasi dan trackwork. Dari ketiga lingkup pekerjaan ini, total biaya proyek LRT Jabodebek mencapai Rp20,752 triliun atau sebesar Rp 467,08 miliar/km.

Khusus pembangunan jalur LRT Jabodebek sepanjang 44,3 km ini mencapai Rp10,480 triliun, atau sekitar Rp235,88 miliar/km. Angka tersebut meliputi pekerjaan struktur elevated dan longspan. Sedangkan, pada lingkup pekerjaan stasiun yang terdiri dari struktur, arsitek, dan MEP (Mekanikal, Elektrikal, dan Plambing), juga pekerjaan depo yang terdiri dari bangunan OCC (Operation Control Centre), bangunan admin, perawatan bangunan, stabiling bay, jalur perpindahan dan railway system biaya yang digunakan sebesar Rp3,713 triliun atau Rp83,57 miliar/km. Kemudian, untuk pekerjaan fasilitas operasi dan track work biaya yang digunakan sebesar Rp6,559 triliun, atau sekitar Rp147,63 miliar/km. Pekerjaan ini meliputi power supply, power rail, signaling system, SCADA, bangunan substation, telekomunikasi, platform screen door dan track work.

Dibandingkan dengan biaya LRT elevated lainnya, LRT Jabodebek cukup kompetitif, karena pemilihan struktur tipe U-shaped Girder yang menjadikan harganya cukup ekonomis.

Untuk pembayaran biaya LRT Jabodebek, melalui beberapa tahap prosedur yang berada dibawah pengawasan Menteri Perhubungan dan konsultan bertaraf Internasional, yakni OCG-JOPRISS. Perencanaan biaya LRT Jabodebek telah dievaluasi dan dikaji ulang hingga dapat persetujuan dari Menteri Perhubungan. Anggaran biaya LRT juga diperiksa kembali oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengenai pencapaian progres dan kewajaran harga. Kemudian jika telah disepakati, pembiayaan LRT dapat diproses lebih lanjut.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close