berita terkiniUlasan

Lomba Lari Virtual Sekaligus Beramal ‘Run To Empower 2019’ Sukses!

Motionupdate.com, JAKARTA – Lomba lari virtual run (lari secara online) bertajuk ‘Run To Empower 2019’ yang berlangsung pada 21 Januari hingga 3 Februari lalu, berlangsung sukses.

Total ada 450 peserta dari sejumlah provinsi di Indonesia, yang antusias mengikuti lomba lari sekaligus beramal yang digagas perusahaan penyelenggara lomba lari virtual, Cause.

Donasi yang terkumpul dari uang pendaftaran peserta kemudian dimanfaatkan untuk mengadakan kegiatan Workshop di Jakarta. Workshop yang diadakan sebanyak tiga kali itu bertujuan membekali para penyandang disabilitas dengan pengetahuan tentang dunia kerja dan ilmu kewirausahaan.

Workshop pertama dilaksanakan pada 11 Februari di Perpustakaan Nasional RI Jakarta, kedua 13 Februari di Kementerian Kominfo dan ketiga 15 Februari di Kementerian Ketenagakerjaan.

“Senang sekali karena event yang kami gelar mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, khususnya komunitas lari di Indonesia,” ungkap Pendiri sekaligus CEO Cause, Enrico Hugo yang didampingi CFO, Nicholas Ng pada jumpa pers di Jakarta, Senin (11/2).

Menurutnya lomba kali ini memang khusus didedikasikan untuk tujuan sosial, membantu teman-teman penyandang disabilitas. Sesuai dengan tema, ‘Berlari untuk Memberdayakan’. “Melalui kegiatan ini kami juga ingin mengkampanyekan pentingnya pola hidup sehat,” ucapnya.

Turut hadir Ketua Yayasan Difabel Mandiri Indonesia, Subandi H. Bonmat, Pendiri Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait dan Head of Communications Equity Life, Arga Simanjuntak.

Enrico menambahkan, sejatinya Cause bukanlah pihak yang pertama kali menyelenggarakan virtual run di Indonesia. Virtual run sudah dikenal di Indonesia sejak 2015. Namun karena sosialisasinya belum luas, masih banyak masyarakat yang belum mengenal dan mengetahui virtual run.

Dijelaskan, virtual run adalah lomba lari secara online. Para peserta tak berkumpul di satu tempat dan lari bersama-sama. Mereka lari sendiri-sendiri, di tempat mereka tinggal. Misalkan di Medan, Sumatera Utara, tak perlu datang ke Jakarta. Bisa lari di mana saja yang mereka suka.

“Yang penting mereka harus mendaftar dulu secara online ke cause.id. Mereka bisa berlari sendiri dan tidak ada syarat jarak tempuh. Satu kilometer juga tidak apa-apa,” jelas Enrico.

Pada saat berlari, peserta harus mengaktifkan GPS (Global Positioning System). Kemudian setelah selesai berlari peserta bisa melampirkan data jarak tempuh dan catatan waktunya.

Lampiran tersebut bisa melalui aplikasi Strava, Nike Run Club dan Endomondo Sports Tracker, yang terhubung dengan website cause.id. Ke depan, kami akan buat aplikasi lari sendiri, yang kami namai Cause Virtual Run. Sedang digarap,” papar Enrico.

Ketua Yayasan Difabel Mandiri Indonesia, Subandi H. Bonmat mengapresiasi inisiatif Cause untuk menggelar workshop bagi penyandang diasbilitas. “Sangat penting. Harapan saya, pelatihan dapat memberi manfaat menunjang kemandirian penyandang disabilitas,” ujarnya.

Hal senada dikatakan, Head of Communications Equity Life, Arga Simanjuntak. “Kenapa kami mendukung. Karena tujuan dari lomba lari Run To Empower selaras dengan visi kami untuk memberdayakan penyandang disabilitas,” ucapnya.

Equity Life juga selalu mengundang disabilitas untuk menjadi inspirasi. Termasuk para atlet Indonesia yang kemarin meraih medali pada Asian Para Games 2018.

Pendiri Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait menambahkan pengarusutamaan isu disabilitas harus melibatkan pemerintah dan swasta. “Kami senang sekali diajak terlibat dalam kegiatan untuk memberdayakan teman-teman penyandang disabilitas,” terangnya.

Karena, meski sudah diatur dalam UU No 8 Tahun 2016 tentang disabilitas. Namun faktanya, jumlah penyandang disabilitas yang mendapat kesempatan kerja masih sangat minim.

Melalui kegiatan workshop ini, menurut Marthella, pihaknya berusaha menjembatani pihak-pihak yang ingin berpartisipasi memberdayakan teman-teman penyandang disabilitas. Memberi pengetahuan tentang dunia kerja, dan kewirausahaan agar mereka bisa mandiri.

Foto : Ilustrasi/Istimewa

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close