berita terkiniUlasan

Pebalap Motor Honda Indonesia Siap Beraksi di Tingkat Asia dan Eropa

Motionupdate.com, BANDUNG – Setelah melewati jenjang nasional, Honda Motor mempersiapkan para pebalapnya untuk berlaga di balapan level Asia dan Eropa.

Sebagai bagian memperkuat strategi penjenjangan balap, Honda Motor mengusung 12 pebalap binaan, untuk bertanding di kancah Asia tahun ini.

Sebanyak 5 (lima) pebalap sukses lolos seleksi akhir di tahun lalu untuk berlaga di Asia Talent Cup (ATC) musim 2019 yang dipromotori Dorna Sports yang juga penyelenggara kejuaraan balap dunia, MotoGP.

Para pebalap yang akan bergabung di ATC adalah Mohammad Adenanta Putra, Afridza Syach Munandar, Herjun Adna Firdaus, Muhammad Hildhan Kusuma dan Abdul Gofar Mutaqim.

Selain itu, pebalap muda berbakat Indonesia, Herlian Dandi dan Azryan Dheyo Wahyumaniadi, juga berkesempatan menambah jam terbang. Sekaligus mengasah kemampuan mereka, di Thailand Talent Cup (TTC).

TTC sendiri merupakan ajang balap, dimana pebalap Honda Motor berhasil menjadi juara umum di tahun 2018. Para pebalap muda Indonesia merasakan atmosfer balap menggunakan motor Honda NSF250R.

Strategi penjenjangan balap di level Asia semakin diperkuat keikutsertaan tim balap Astra Honda Racing Team (AHRT) di Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019.

Pada event bergengsi ini, Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar kembali diandalkan, berlaga di kelas Supersports 600cc. Menemani Andi, Rheza Danica Ahrens, yang tahun lalu sempat mengharumkan nama bangsa lewat Juara Asia di Asia Production (AP) 250cc.

Sementara di kelas AP250, mulai beraksi Awhin Sanjaya, Irfan Ardiansyah dan Lucky Hendriansya, yang tahun lalu berlaga di ATC. Ketiganya bertekad pertahankan gelar Juara Asia selama dua tahun berturut-turut, dengan mengandalkan Honda CBR250RR.

Selain balap Road Race, pebalap Indonesia juga ikut kompetisi ketahanan di Suzuka 4 Hours Endurance. Untuk menguji performa, ketahanan fisik dan mental. Serta konsistensi dan kestabilan membalap.

Dalam ajang ini, dua pebalap muda tanah air, yakni Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya, akan berjuang gigih demi mengibarkan merah putih di Sirkuit Suzuka yang sebenarnya nyaris didapatkan tahun lalu.

Pada jenjang uji ketahanan lebih tinggi, Suzuka 8 Hours Endurance World Championship, Andi berkesempatan membuktikan ketangguhan di ajang bergengsi ini.

Andi Gilang akan menghadapi para pebalap tangguh dunia selama 8 jam di lintasan balap Suzuka, dengan dinaungi payung tim Honda Asia Dream Racing.

Bagaimana aksi balapan di tingkat Eropa? Menuju jenjang yang lebih tinggi, CEV International Championship telah menanti. Ajang bergengsi di Eropa ini adalah gelaran balap terdekat dengan Grand Prix, yang menjadi mimpi tertinggi para pebalap dunia.

Kesempatan besar ini diberikan kepada Mario Suryo Aji, yang akan berlaga di CEV Moto3 Junior World Championship. Pebalap muda asal Magetan bergelar ‘Super Mario’ ini akan menjajal sirkuit Eropa untuk pertama kalinya di usia 15 tahun.

Sedangkan Gerry Salim yang sebelumnya beraksi di Moto3, kali ini bertanding di ajang CEV Moto2 European Championship. Berbekal pengalaman balapan motor di sirkuit Eropa, Gerry berupaya mencetak prestasi membanggakan untuk Indonesia.

Pada balapan nanti, Gerry akan didampingi Andi Gilang, yang berlaga selama 4 Seri di kejuaraan ini. Adapun demi meningkatkan skill dan fokus berlatih untuk hasil terbaik, baik Gerry maupun Mario akan menetap sementara di benua Eropa.

Hal ini agar mereka terbiasa mendalami medan balap di Eropa. Selain itu, ‘Super Mario’ juga akan balapan di Red Bull MotoGP Rookies Cup, untuk mengasah kemampuannya di berbagai sirkuit MotoGP.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close