berita terkiniModaPesawat

Pesawat Norwegian Air ‘Disandera’ di Bandara Shiraz Iran

Motionupdate.com, NORWEGIA – Kabar datang dari sebuah pesawat asal Norwegia, yang mendarat di Bandara Shiraz, Iran, bulan lalu. Pesawat jenis Boeing 737 itu mendarat akibat kesalahan teknis di wilayah yang belum dipetakan.

Norwegian Air, maskapai udara yang dikenal dengan penerbangan jarak jauh murah dari Eropa ini, tidak memiliki pangkalan di Iran. Dan maskapai ini juga belum pernah terbang di sana sebelumnya.

Setelah hampir sebulan pesawat itu meninggalkan Dubai, jet buatan Amerika yang baru dikirim ke Norwegian Air pada bulan Oktober ini, masih terparkir di Shiraz.

Mengapa bisa demikian? Tampaknya pesawat itu terjebak dalam sanksi Amerika Serikat (AS), terkait program nuklir Teheran, yang melarang penjualan pesawat sipil, termasuk layanan dan suku cadang.

Hal itu mulai berlaku lagi tahun kemarin, setelah Presiden Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015, yang telah meringankan tindakan hukuman sebagai imbalan atas janji program nuklir damai yang dapat diverifikasi.

Sebuah kesalahan teknis pada salah satu mesin, mendorong pendaratannya pada 14 Desember 2018. Juru bicara Norwegian Air mengatakan, Selasa (8/1), 186 penumpang dan enam awak pesawat tak terluka. Mereka habiskan malam di Iran dan terbang ke Oslo hari berikutnya.

Tetapi hal-hal yang lebih rumit terjadi untuk pesawat. Juru bicara itu mengatakan, Norwegian Air belum pernah berurusan dengan peraturan di Iran.

“Dan bahwa dokumen untuk apa pun, dari mendapatkan insinyur hingga suku cadang, lebih lama dari biasanya. Dia tidak memberikan perkiraan kapan pesawat akan lepas landas lagi,” ujar juru bicara tersebut.

Kasus ini menyoroti besarnya sanksi yang dijatuhkan pada penerbangan sipil Iran. Maskapai penerbangan negara ini telah menerbangkan armada pesawat Barat yang sudah menua. Beberapa bahkan bekas, dan dibeli sembunyi-sembunyi dari negara ketiga.

Foto : Istimewa

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close