berita terkiniModaPesawat

Sikorsky Ilya Muromets, Pesawat Penumpang Pertama di Dunia

Motionupdate.com, RUSIA – Mungkin banyak yang belum tahu Sikorsky Ilya Muromets. Pesawat perintis Rusia yang dirancang dan diciptakan Igor Sikorsky, dengan manufaktur Pabrik Carriage Rusia-Baltik (RBVZ) sebelum Perang Dunia I pada 1913.

Pesawat ini menggunakan nama sesuai tokoh mitologi Slavia. Seri pesawat ini berdasarkan seri sebelumnya, Russky Vityaz atau Le Grand (S-21). Pesawat ini tercatat menggunakan empat mesin (S-22 dan S-23), dan menjadi yang pertama di dunia.

Bukan hanya itu, Ilya Muromets juga merupakan pesawat penumpang pertama di dunia. Tak seperti pendahulunya, pesawat ini memiliki kabin penumpang yang terpisah dari kokpit dan sangat nyaman.

Di dalamnya terdapat beberapa tempat tidur dan toilet. Kerennya lagi, penumpang bahkan bisa keluar dan berdiri di sayap bawah ketika pesawat mengudara. Ilya Muromets diproduksi lebih dari 85 unit di tahun 1913 – 1917.

Awalnya pembuatannya untuk layanan komersial yang luas. Menggabungkan sebuah bar penumpang dan toilet onboard. Tapi saat Perang Dunia I, pesawat itu dimodifikasi menjadi bomber, melengkapi unit khusus pengeboman strategis.

Di tahap awal peperangan bomber kelas berat, Sikorsky Ilya Muromets (Sikorsky S-22) ini memang tidak tertandingi. Sampai bomber jenis lainnya mulai diciptakan.

Agustus 1914, Ilya diperkenalkan ke Angkatan Udara (AU) Kekaisaran Rusia, dan pada 10 Desember 1914, Rusia membentuk skuadron pertama dengan 10 unit bomber.

Perlahan tapi pasti, terus meningkat jumlahnya, sampai 20 unit pada musim panas 1916. Pada 12 Februari 1915, satuan Bomber ini beroperasi untuk serangan di posisi lini depan Jerman.

Selama Perang Dunia I, Jerman sering enggan menyerang Ilya di udara, karena senjata pertahanan Jerman masih kesulitan untuk menjatuhkan pesawat berukuran besar.

Sampai kemudian pesawat Fighter Jerman menemukan cara, untuk menghadapi Bomber. Pada 12 September 1916, Rusia pun harus merasakan kehilangan Ilya pertamanya, dalam pertempuran melawan 4 (empat) Albatros Jerman.

Setelah Revolusi Rusia tahun 1917, Ilya disita pemerintah komunis, menyebabkan pilot-pilotnya lari ke Skuadron Hetman Ukraina dan Pavlo Skoropadsky.

Setidaknya satu Ilya digunakan pasukan Polandia, dan sisanya digunakan Tentara Merah sampai pertengahan 1919. Setelah Perang, Ilya digunakan sebagai pesawat penumpang, hingga penerbangan terakhir pada tahun 1922.

Saat ini Replika pesawat Sikorsky Ilya Muromets seri S-22 ada di Monino Air Force Museum, Kota Moskow, Rusia. Berikut spesifikasi, performasi dan persenjataannya :

Spesifikasi

Crew : 4-8 (bisa 12)
Length : 17.5 m (57 ft 5 in)
Wingspan:
Top wing : 29.8 m (97 ft 9 in)
Bottom wing : 21 m (68 ft 11 in)
Height : 4 m (13 ft 1 in)
Wing area : 125 m² (1,350 ft²)
Empty weight : 3,150 kg (6,930 lb)
Loaded weight : 4,600 kg (12,000lb)
Powerplant : 4 × Sunbeam Crusader V8 engines, 148 hp (110 kW)
Fuel and oil : 600 kg (1,320 lb)

Performasi

Maximum speed : 110 km/h (68 mph)
Endurance : Five hours with 300 kg (660 lb) of bombs and armament, 10 hours with extra fuel.
Service ceiling : 3,000 m (9,840 ft)
Wing loading : 36.8 kg/m² (7.5 lb/ft²)
Power/mass : 7.7 kg/hp (16.9 lb/hp)

Senjata

Senapan : variasi, kaliber 12.7 mm, 15.3 mm, 25 mm, 37 mm, and 7.62 mm guns, Maxim guns, Lewis guns, Madsen guns, Colt machine guns and Leonid Kurchevsky’s experimental recoilless guns.
Bom : variasi, berat bom 50 kg, 100 kg dan 656 kg.

Foto : Istimewa

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close