berita terkiniKeretaModa

Awal Tahun 2019, PT KAI Tambah Enam Kereta Sleeper Class

Motionupdate.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero berniat menambah enam unit kereta dengan fasilitas tempat tidur (Sleeper Class) dan akan mulai dioperasikan Januari 2019.

Raden Agus Dwinanto Budiadji, Vice President Pemasaran Penumpang KAI mengatakan, enam kereta Sleeper Class terbaru tersebut berbeda dengan empat kereta Sleeper Class sebelumnya.

“Januari ini datang enam kereta 26 kursi. Karena kami lihat kebutuhan yang tadinya hanya satu-satu kursinya, sekarang menjadi dua-dua. Jadi, keluarga bisa bersebelahan,” ujarnya seperti dikutip Antara, beberapa waktu lalu.

Kereta Sleeper Class terbaru ini, menurutnya, akan mengangkut lebih banyak penumpang. Tarif pun akan lebih murah dibanding kereta Sleeper Class sebelumnya yang hanya terisi 18 kursi.

“Tentu harganya lebih murah. Meskipun, fitur dan ‘lay-out’ nya hampir sama,” imbuhnya. Tambahan enam kereta Sleeper Class ini juga akan melayani lintasan Kereta Api (KA) jalur selatan, seperti Yogyakarta, Solo dan Malang.

Sementara, kereta Sleeper Class sebelumnya hanya melayani rute Jakarta, Semarang dan Surabaya. Dengan okupansi sekitar 60 persen. “Kami sudah tes pasar, paling banyak penumpang ke Yogyakarta. Diharapkan, okupansi bisa 90 persen,” terangnya.

Empat kereta Sleeper Class anyar ini akan dioperasikan ke Yogyakarta, dua lainnya melaju ke Malang. Tarifnya untuk rute Jakarta – Surabaya dibanderol Rp1,35 juta, dan Rp1,1 juta rute Jakarta – Semarang. Ini berlaku pada hari kerja maupun akhir pekan.

Raden meyakini, pasar kereta Sleeper Class potensial. Terutama bagi para penumpang yang punya banyak waktu bepergian, dan menghindari moda transportasi udara. Termasuk pula bagi mereka yang tak berniat menginap di kota tujuan.

“Jika memang pasarnya terus menggeliat, tak menutup kemungkinan kereta Sleeper Class juga kami tambah untuk rute Jakarta – Bandung,” tandasnya.

Semula diakui Raden, kereta Sleeper Class akan dioperasikan penuh pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, namun diurungkan, karena persiapannya belum selesai.

Foto : Istimewa

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close