berita terkiniUlasan

Kapal Canggih Tim SAR Mendapat Temuan Baru di Lokasi Jatuhnya Lion Air JT-610

Motionupdate.com, KARAWANG – Tim SAR gabungan berhasil mendapatkan sejumlah temuan baru, dari upaya pencarian bodi serta Black Box pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Dalam upaya pencarian tersebut, tim SAR gabungan memang melibatkan 4 (empat) kapal canggih yang diprioritaskan melakukan pencarian di antara puluhan kapal lainnya. Keempat kapal tersebut adalah KRI Rigel-933, KR Baruna Jaya I BPPT, KN SAR 206 Bandung dan Kapal Dominos milik Pertamina.

Kapal-kapal canggih tersebut dilengkapi peralatan seperti Multibeam Echosounder (Mbes), Side Scan Sonar, Remote Operated-underwater Vehicle (ROV), Ping Locator dan Digital Global Positioning System.

Kabasarnas Marsdya M Syaugi dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto secara langsung mengecek empat kapal tersebut secara bergantian dalam pencarian hari ini.

“Kapal pertama kita cek. Ada temuan, lalu diselami. Kita temukan di bawah (laut) ada kapal kayu yang terbalik,” ucap Syaugi dalam konferensi pers di Posko Basarnas di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/10/2018).

Setelah kapal pertama, Syaugi dan Hadi berpindah ke kapal lainnya. Di kapal itu, mereka juga mendapatkan temuan, yang selanjutnya dicek lagi melalui aktivitas penyelaman. “Hasilnya rangka kapal (kapal kayu),” kata Syaugi.

“Yang ketiga, kita cek dengan alat tersebut, (ditemukan objek) cukup panjang, 16 meter. Ternyata itu bubu,” imbuh Syaugi. Kemudian di kapal terakhir, Syaugi melihat melalui ROV, tampak serpihan bagian pesawat Lion Air nahas JT-610. Selain itu, terdengar suara ping dari Black Box.

“Kita sudah bisa menemukan yang berkaitan dengan barang penumpang. Ada life jacket, celana, baju, banyak kita lihat di dasar laut. Kami yakin di sekitar situ pasti ada bangkai atau bagian pesawat yang besar,” ucap Syaugi.

Karena itu, pencarian, kata Syaugi, akan difokuskan di lokasi tersebut. Dia menyebut lokasi itu berada di jarak sekitar 400 meter arah barat laut dari koordinat awal yang diperkirakan.

Foto : Istimewa

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close