berita terkiniModaNiaga

Ajib, Surabaya Punya Bus Tingkat yang Bayarnya Pakai Sampah Plastik!

Motionupdate.com, SURABAYA – Bus, sebagai moda transportasi dalam kota, antar kota dan antar propinsi semakin hari semakin dibenahi. Seperti yang dilakukan Kota Surabaya, Jawa Timur. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya sukses melakukan uji coba rute bus tingkat atau double deck.

Bus bantuan dari salah satu Bank swasta itu merupakan uji coba untuk kedua kalinya, setelah Dishub mengevaluasi uji coba rute tahap pertama. Seperti dikatakan Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, uji coba kali ini melibatkan dua bus dengan masing-masing rute.

Rute Barat-Timur menggunakan Suroboyo Bus, sedangkan untuk rute Utara-Selatan menggunakan bus double deck. Bus double deck itu direncanakan akan beroperasi secara full mulai besok Kamis (6/9), pukul 06.00 WIB. “Secara umum bus tingkat sudah siap mengangkut penumpang,” kata Irvan, Rabu (5/9).

Diakui Irvan, ketika uji coba pertama, pihaknya masih menemukan beberapa kendala. Seperti banyaknya ranting pohon rendah di sekitaran halte bus. “Ketika bus merapat di halte atau trotoar itu mengenai (ranting) pohon. Sayang kalau mengorbankan terlalu banyak potong pohon. Jadi kami coba rubah rute bus double deck itu,” ucap Irvan.

Selama dua minggu ke depan, masyarakat bisa menggunakan fasilitas bus double deck tidak ditarik tiket karena sedang uji trayek. Bus akan beroperasi mulai pukul 16.00 – 22.00 WIB.

Sementara ke depannya, sistem pembayaran bus double deck sama dengan Suroboyo Bus. Setiap penumpang cukup membayar dengan sampah botol plastik. Mekanisme pembayaran itu juga sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat dalam mengurangi bahaya polusi sampah plastik di Kota Pahlawan.

“Pembayaran menggunakan sampah plastik, atau kalau tidak mau ribet bisa menukarkan sampah dan nanti akan diberikan tiket,” jelasnya. Untuk kapasitas penumpang, bus tumpuk ini mampu menngangkut 67 orang.

Sementara untuk rute, bus akan start dari Terminal Purabaya menuju arah Jalan Ahmad Yani ke utara, hingga Jalan Bubutan, minus di Jalan Rajawali. Bus ini nanti akan berhenti pada setiap halte yang dilewati. “Jalan Rajawali tidak dilewati, karena ada viaduk (jembatan). Cuma sampai jalan Bubutan, belok ke arah Jalan Tembaan,” katanya.

Masyarakat yang akan menggunakan layanan bus juga bisa memanfaatkan aplikasi GoBis, yang diunduh dari Playstore. Aplikasi ini, mampu mendeteksi posisi terakhir dari bus ini. “Dengan menggunakan aplikasi GoBis, penumpang yang menunggu bisa mengetahui posisi terakhir dari bus tersebut,” ungkapnya.

Dishub Surabaya juga berencana menambah armada bus di Kota Surabaya. Rencananya akan tambah 10 unit bus hingga Desember mendatang. “Kami usulkan di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan). Diharapkan sampai Desember Insya Allah ready, untuk 10 bus tambahan. Dan awal tahun depan kita bisa operasikan,” terangnya.

Harapannya dengan mulai dioperasikannya bus tingkat maupun Suroboyo Bus, mampu mengurangi angka kemacetan dan kecelakaan, serta masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik. “Busnya cukup bagus, bersih, lengkap, aman, nyaman ber-AC. Yang biasa pakai kendaraan pribadi bisa beralih menggunakan bus ini,” pungkasnya.

Foto : Istimewa

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close