berita terkiniKeretaModa

Proyek LRT Jakarta Mundur Dari Target, Inilah Penyebabnya

Motionupdate.com, JAKARTA –  Light rail transit (LRT) akan masuk dalam proses uji coba operasi paling telat pada Desember. Kereta ringan asal Korea Selatan tersebut akan melakukan uji coba selam sebulan.

Menurut Direktur Proyek LRT Jakarta, Iwan Takwin mengungkapkan setelah proses uji coba, pihaknya dan regulator akan kembali mengevaluasi hasil kerjanya. Kereta LRT ditargetkan akan beroperasi secara komersil pada bulan Desember setelah dilakukannya uji coba selama sebulan.

“Jadi semua yang belum bekerja secara maksimal dan bila ada potensi masalah akan kita perbaiki. Kita akan selesaikan sisa finishing arsitektural, mechanical electrical yang mungkin belum diselesaikan saat uji coba. Setelah September akan kembali di review, lalu commissioning test untuk memastikan semua integrase sistemnya berjalan. Insya allah Desember sudah siap,” terang Iwan.

Proses pembangunan LRT masih akan terus dikebut, mengingat sejumlah kontruksi fisik masih belum rampung, termasuk keenam stasiun yang dilewati dan depo.

Jika uji coba operasi hanya akan berhenti di stasiun pertama dan terakhir. Uji coba ini juga akan melibatkan penumpang yang akan dipilih oleh Jakpro secara selektif.

“Ada araha dari Pemprov (Gubernur) untuk terus melakukan uji coba operasional dan pekerjaan fisik lainnya secara parallel. Ini yang menjadi fokus kita,” ungkap Iwan.

Sebelumnya, LRT Jakarta rute Kelapa gading – Velodrome sendiri ditargetkan beroperasi saat Asian Games 2018. Proyek yang mulai dikerjakan pada tahun 2016 ini gagal menjadi pendukung gelaran yang akan dimulai pada tanggal 18 Agustus mendatang karena harus menempuh waktu uji coba yang sudah ditetapkan.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close